Di banyak rumah, ada satu pemandangan yang jarang diperhatikan orang: seorang laki-laki yang duduk diam setelah shalat, menundukkan kepala, lalu berdoa cukup lama.
Tidak ada yang tahu apa isi doanya.
Ia tidak selalu pandai berbicara tentang perasaannya.
Ia juga jarang bercerita tentang apa yang sebenarnya ia pikirkan.
Namun dalam doanya, sering kali tersimpan semua hal yang tidak pernah ia ucapkan.
Ia berdoa agar keluarganya selalu sehat.
Ia berdoa agar rezekinya cukup untuk menafkahi rumah.
Ia berdoa agar anak-anaknya tidak merasakan kesulitan yang pernah ia rasakan dulu.
Seorang laki-laki sering terlihat kuat di depan orang lain.
Ia tertawa, bekerja, bercanda, dan seolah semuanya baik-baik saja.
Padahal ada banyak hal yang ia simpan sendiri.
Ada rasa takut gagal sebagai kepala keluarga.
Ada kekhawatiran ketika penghasilan terasa tidak cukup.
Ada beban pikiran tentang masa depan yang tidak selalu bisa ia kendalikan.
Namun ia tidak selalu punya tempat untuk menceritakan semua itu.
Karena dunia sering mengajarkan laki-laki untuk terlihat kuat.
Seolah-olah mereka tidak boleh terlihat lemah.
Akhirnya, banyak laki-laki yang hanya benar-benar jujur ketika mereka sedang berdoa.
Di hadapan Tuhan, mereka tidak perlu berpura-pura kuat.
Mereka bisa mengakui bahwa mereka lelah.
Mereka bisa mengakui bahwa mereka takut.
Mereka bisa mengakui bahwa mereka sedang berjuang keras menjaga hidup tetap berjalan.
Doa seorang laki-laki sering kali sederhana.
Bukan meminta kekayaan yang berlimpah.
Bukan meminta hidup yang selalu mudah.
Sering kali mereka hanya meminta satu hal:
agar orang-orang yang mereka sayangi tetap baik-baik saja.
Karena bagi banyak laki-laki, kebahagiaan mereka sebenarnya sangat sederhana.
Melihat anak-anaknya tumbuh dengan baik.
Melihat istrinya tersenyum.
Melihat rumahnya tetap utuh.
Dan mungkin tidak ada yang pernah benar-benar tahu betapa banyak doa yang pernah ia panjatkan untuk semua itu.
Namun Tuhan tahu.
Dan di setiap doa yang dipanjatkannya dengan penuh harap, ada satu hal yang sangat dalam:
Seorang laki-laki yang sedang berusaha menjadi kuat…
bukan untuk dirinya sendiri,
tetapi untuk orang-orang yang ia cintai.